October 07, 2020

Biar Jago, Calvert-Lewin Pelajari Aksi Inzaghi Via YouTube

Dominc Calvert-Lewin mengungkapkan jika dia sedang mempelajari kehebatan Filippo Inzaghi selepas namanya disamakan dengan mantan striker AC Milan oleh sang pelatih, Carlo Ancelotti.

Calvert-Lewin telah mengemas sembilan gol dari enam pertandingan musim ini sekaligus pencetak gol terbanyak Liga Primer bersama penyerang Tottenham, Son Heung-min.

Penyerang berusia 23 itu untuk pertama kalinya menerima panggilan untuk membela tim nasional Inggris, sang pemain kemungkinan akan menjalani debut internasionalnya ketika The Three Lions berjumpa Wales, Belgia dan Denmark.

Setelah namanya disandingkan dengan Inzaghi, bintang Everton itu lantas mempelajari permainan Inzaghi melalui YouTube

“Saya menonton cuplikan golnya dari YouTube, banyak gol yang dicetak Inzaghi dengan satu sentuhan dan dia memiliki pergerakan yang hebat,” ujarnya.

“Tentu, saya masih belajar dari Inzaghi. Carlo Ancelotti telah memberikan saya pengaruh positif. Di usia saya ini, saya sedang membangun kemampuan saya.”

“Sebelumnya, saya melakukan kesalahan karena melakukan pekerjaan terbaik saya jauh dari gawang, dan sekarang saya berada di antara gawang untuk mencetak gol,” 

Akan tetapi menurut Calvert-Lewin, sang pelatih lebih menekankan jika dia bukanlah jelmaan dari legenda Milan itu.

“Analogi dari Carlo lebih menekankan jika saya harus berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat, bukan untuk mengatakan jika saya adalah salinan dari Pippo Inzaghi.”

Sementara itu, striker Everton tersebut mengaku bila legenda Chelsea Didier Drogba adalah role modelnya dalam bermain sepakbola.

Meskipun demikian, Ancelotti sejatinya pernah melatih kedua legenda klub itu walaupun pelatih asal Italia ini belum pernah menceritakan perihal kehebatan Drogba.

“Saya belum pernah membicarakan Drogba dengannya tetapi memiliki pelatih yang pernah bekerjasama dengan pemain top dunia adalah suatu kebanggaan dan penyerang seperti saya akan mengambil pelajaran darinya,” lanjut Calvert-Levin.

“Menurut saya, Ancelotti telah menyempurnakan permainan saya, dia mengatakan jika saya memiliki kemampuan untuk menjadi pemain hebat.”

Setelah tiba di pusat latihan inggris, Calvert-Lewin segera memindahkan perhatiannya ke manajer Inggris, Southgate. Selain itu, sang pemain tak mampu menyembunyikan kegembiraannya ketika dipanggil untuk membela timnas inggris

“Saya sangat bahagia, ini adalah impian saya dari kecil untuk membela Inggris. Saya tidak bisa mendeskripsikan bagaimana perasaan saya ketika dipanggil untuk pertama kalinya,” imbuhnya.

“Saya telah berusaha keras untuk sampai di sini dan akhirnya saya dapat mewujdukan mimpi saya.”