Bos Manchester United Ole Gunnar Solskjaer: Menang Vs Tottenham Tak Akan Hapus Luka Dari Liverpool
Meski Manchester United berhasil menang melawan Tottenham Hotspur, Ole Gunnar Solskjaer mengaku luka bekas pembantaian 5-0 oleh Liverpool tak akan hilang begitu saja.
Berkat gol Cristiano Ronaldo, Edinson Cavani, dan Marcus Rashford, Setan Merah menjawab kekalahan bersejarah mereka dengan sempurna dengan mengalahkan Spurs 3-0 di Tottenham Hotspur Stadium, Sabtu (30/10).
Namun Solskjaer sadar betul bahwa aib yang ditorehkan Liverpool masih segar di ingatan.
Ditanya apakah kemenangan atas Tottenham berarti United bisa move on dari pembantaian oleh Liverpool, Solskjaer menjawab kepada BBC Sport: “Jelas tidak. Laga itu akan selalu tercatat di buku sejarah [sebagai] salah satu hari tergelap. Noda hitam di CV kami. Tapi sepakbola begitu cepat menjadi sejarah.”
“Pengalaman Edinson Cavani dan Cristiano sungguh besar. Kami membutuhkannya. Kami tak boleh bersembunyi. Pekan ini berat bagi semua pemain. Mereka betul-betul berusaha bangkit. Pengalaman bisa berperan di situasi seperti ini.”
Setelah kebobolan 11 gol dalam tiga laga sebelum ini di semua kompetisi, Solskjaer senang melihat lini belakang United terlihat lebih tangguh, meski cuma menghadapi Tottenham yang memang kurang mengancam.
“Saat Anda beranjak dari lapangan setelah menang 3-0, menghalau bola dari gawang kami – David de Gea tidak perlu melakukan penyelamatan – rasanya senang. Dalam sepakbola kadang beruntung kadang buntung,” imbuhnya.
“Kami bekerja keras pekan ini. Anak-anak sangat brilian, mereka paham betul.”
“Raphael Varane, pemain top. Ia membaca pertandingan dengan apik. Ia cepat dan kaya pengalaman. Kembalinya ia sangat besar bagi kami.”
“Setelah ini pekan yang berat. Liga Champions lalu City. Harus mencerna ini lalu bersiap untuk Rabu.”
Kata Rashford
Rashford masuk dari bangku cadangan dan memastikan kemeangan United di menit-menit terakhir, ia memuji ketangguhan rekan-rekannya yang mampu bangkit setelah menelan aib bersejarah.
“Jelas, ini pekan yang berat, berat bagi tim mana pun saat tidak menang. Kami menjawabnya dengan cara yang kami tahu. Staf, pemain, semuanya ingin menang,” ujarnya kepada Sky Sports.
“Bermain bagi Manchester United, selalu ada tekanan, harus belajar menikmatinya. Bagian dari bermain bagi klub ini adalah berani tampil di momen-momen sulit. Klub ini selalu bangkit.”
“Saya rasa [Solskjaer] siap menghadapi lawan kami. Kami harus memercayai apa kata manajer. Itu membantu kami meraih tiga poin hari ini.”
“[Kami] belum selesai. Selama kami terus berkembang, terus mendapatkan poin, kita lihat saja di mana kami akan bertengger di akhir musim.”