Eks Arsenal & Manchester City Samir Nasri Umumkan Pensiun Di Usia 34 Tahun
Samir Nasri telah mengonfirmasi bahwa dia telah gantung sepatu pada usia 34 tahun.
Nasri tidak memiliki klub sejak meninggalkan Anderlecht pada 2-2, setelah hanya membuat delapan penampilan untuk raksasa Belgia itu sebelum menghabiskan musim dengan cedera.
Sejak saat itu, mantan pemain internasional Prancis tersebut telah bekerja sebagai pundit di Canal+ dan mengatakan bahwa dia tidak akan bermain lagi.
Mengapa Nasri pensiun?
Mantan gelandang Arsenal dan Manchester City itu mengatakan bahwa skorsingnya dari sepakbola selama 18 bulan pada 2018 karena menerima perawatan intravena di sebuak klinik di Los Angeles menjadi salah satu faktor mengapa dia pensiun.
Dia mengatakan kepada Le Journal de Dimanche: “Hal yang sangat menyakiti dan mengubah hubungan saya dengan sepakbola adalah: skorsing. Saya rasa itu tidak adil. Saya tidak menggunakan produk doping. Itu hanya suntikan vitamin karena saya sakit. Itu telah menghalangi perjalanan saya.”
Setelah kembali dari skorsingnya, Nasri bergabung dengan West Ham United untuk kontrak jangka pendek tetapi hanya bermain sebanyak enam kali sebelum kontraknya berakhir dan dia kemudian hijrah ke Anderlecht.
“Saya kembali ke West Ham dengan pelatih yang saya kenal [Manuel Pellegrini]. Itu sempurna tetapi saya malah cedera tiga kali berturut-turut,” tambahnya.
“Di sana, Vincent Kompany menghubungi saya untuk datang ke Anderlecht. Selain karena faktor emosional, di sana juga ada gagasan untuk menjadi pemain dan sedikit peran menjadi staf.”
“Seperti pemain yang ingin saya latih, saya juga mengatakan pada diri saya sendiri bahwa saya akan belajar dengannya. Tapi tidak berjalan sesuai rencana. Kemudian kompetisi dihentikan karena pandemi Covid-19.”
“Setelah itu, saya tidak ingin melanjutkan. Tidak ada tantangan yang menarik bagi saya dan saya tidak bisa kembali bermain di Prancis jika bukan untuk [Olympique] Marseille.”
Karier Nasri
Gelandang serang itu merupakan produk akademi Marseille dan membuat debut profesionalnya untuk klub pada tahun 2004 di usia 17 tahun. Dia kemudian menghabiskan empat tahun di Ligue 1 dan mencatatkan 166 penampilan sebelum dibeli oleh Arsenal.
Nasri mencetak 27 gol selama tiga musim bersama Meriam London sebelum pindah ke Manchester City pada 2011, dan kemudian memenangkan dua gelar Liga Primer serta Piala Liga.
Namun, cedera menjadi momok besar bagi Nasri saat di Stadion Etihad, dan membuatnya hanya tampil pada 12 pertandingan di Liga Primer 2015/16. Dia tidak dapat mendapatkan kembali tempatnya di tim dan dipinjamkan ke Sevilla pada musim berikutnya, di mana dia tampil sebanyak 30 laga.
Setelah itu, dia memilih bergabung bersama Antalyaspor pada 2017 dengan kontrak dua tahun, tetapi dia akhirnya dipecat pada bulan Januari karena berbagai cedera yang menimpanya selama di Turki.
Beberapa pekan setelah meninggalkan Turki, dia dilarang bermain selama enam bulan oleh UEGA karena melanggar aturan anti-doping, yang akhirnya diperpanjang menjadi 18 bulan.
Nasri mencatatkan 41 caps untuk Prancis dan mencetak lima gol, dengan penampilan terakhirnya untuk Les Bleus saat kalah 2-0 dari Ukraina di play-off Piala Dunia, 2013 silam.