"Latihan Bertahan Enggak, Sih?" – Eks-Manchester United Pertanyakan Metode Ole Gunnar Solskjaer
Paul Ince mengkritik metode latihan Ole Gunnar Solskjaer dan staf kepelatihannya habis-habisan setelah Manchester United dipermalukan Liverpool.
United dikalahkan rival abadi mereka 5-0 di Old Trafford, membuat posisi Solskjaer kian di ujung tanduk.
Setan Merah kini sudah tertinggal delapan poin dari pemuncak klasemen Liga Primer Inggris, Chelsea, setelah sembilan partai dan memiliki catatan pertahanan terburuk di antara tim sepuluh besar.
Ince meragukan instruksi yang diberikan kepada pemain United kala latihan, dengan berkata kepada TheĀ United Stand: “Mereka latihan bertahan enggak, sih? Apakah mereka tahu di mana pemain harus berada saat bola berada di posisi tertentu?”
“Saya pingin ke Carrington [fasilitas latihan United] dan menonton apa yang mereka lakukan saat latihan selama sepekan. Saya mau lihat. Entah apakah mereka latihan lima lawan lima, bermain voli, atau tenis kepala. Saya tak tahu apa yang mereka lakukan tapi saya ingin lihat.”
“Saya ingin Ole mengundang saya selama sepekan dan berkata: ‘Paul, inilah latihan kami dan ini cara kami’ karena saat akhir pekan kemarin, saya tidak melihat hasil latihan mereka.”
Eks-gelandang United itu juga yakin bahwa Solskjaer kurang berpengalaman untuk bisa sukses di Old Trafford dan mempertanyakan kualitas staf kepelatihannya.
“Mana bisa Anda berharap manajer yang terdegradasi bersama Cardiff City, lalu pergi ke MoldeĀ untuk memproduksi tim yang mampu menantang tim-tim terbaik di dunia dengan staf yang ia pekerjakan,” imbuh Ince.
“Ada pelatih U-23 dari akademi. Ada Michael Carrick… yang tidak punya pengalaman melatih. Micky Phelan… entah apa pekerjaannya. Itulah tim Solskjaer.”
“Itulah staf kepelatihannya. Coba analisis itu dengan pemain kelas dunia yang mereka miliki dan kita terus-terusan menyebut taktik dan ketidakmampuan memanfaatkan pemain sebaik-baiknya…”
“Coba lihat jajaran staf itu. Itu adalah staf yang Ole klaim ‘sangat bagus, brilian…’, omong kosong karena mereka hobi kebobolan.”